cursor

Senin, 07 Juli 2014

Tanda Tanda Kecakapan Khusus

Tanda Kecakapan Khusus


Selempang
Tanda Kecakapan Khusus (TKK) adalah tanda yang diberikan kepada peserta didik sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan seorang peserta didik dalam suatu bidang tertentu. TKK bersifat opsional bagi peserta didik, sehingga seorang peserta didik dapat memiliki TKK yang berbeda dari peserta didik lain. TKK jumlahnya saat ini mencapai puluhan, dan kemungkinan akan ditambah seiring dengan kemajuan teknologi.
Untuk memperoleh suatu TKK, seorang Pramuka harus mampu menyelesaikan Syarat Kecakapan Khusus dalam bidang tersebut.

Pemasangan TKK

TKK dipasang di lengan sebelah kanan baju seragam, dengan dua pilihan pemasangan, yaitu
  • Melintang, dua jari di bawah lambang Kwartir Daerah/di atas jahitan bawah lengan, atau
  • Melingkari lambang Kwartir Daerah dengan komposisi dua buah di sebelah kanan lambang Kwartir Daerah, dua buah di sebelah kiri lambang Kwartir Daerah, dan satu buah di bawah lambang Kwartir Daerah.
Jumlah TKK yang dapat dikenakan di baju seragam, paling banyak adalah lima buah. Jika memiliki TKK lebih dari lima buah, maka seorang Pramuka harus mengenakannya di selempang atau tetampan.

Pengenaan Selempang

Selempang (disebut juga tetampan) secara umum hanya dikenakan pada saat upacara resmi, pelantikan, dan momen penting lainnya. Pada kegiatan-kegiatan biasa atau pada saat latihan rutin biasa, selempang tidak perlu digunakan. Selempang dipasang mengarah dari kanan atas ke kiri bawah.

Pembagian TKK

Tanda Kecakapan Khusus di semua tingkatan peserta didik (siaga,penggalang, penegak dan pandega), dibagi dalam lima golongan bidang kecakapan dan memiliki tiga tingkatan.

Golongan Bidang TKK

Lima golongan TKK tersebut ditandai dengan warna dasar TKK yang berbeda, dan digolongkan menjadi:

TKK Bidang Kesehatan dan Ketangkasan dengan warna dasar putih, meliputi:
  1. TKK Gerak Jalan
  2. TKK Pengamat
  3. TKK Penyelidik
  4. TKK Perenang
  5. TKK Juru Layar
  6. TKK Juru Selam
  7. TKK Pendayung
  8. TKK Ski Air
  9. TKK Pencak Silat
  10. TKK Posyandu/TKK Keluarga Berencana

TKK Bidang Agama, Mental, Moral, Spiritual, Pembentukan Pribadi, dan Watak dengan warna dasar kuning, meliputi:
  1. TKK Salat
  2. TKK Khatib
  3. TKK Qori
  4. TKK Muadzin
  5. TKK Penabung
  6. TKK Doa
  7. TKK Gereja
  8. TKK Pelayanan
  9. TKK Saksi Kristus
  10. TKK Terang Alkitab
  11. TKK Suluh Gereja
  12. TKK Bhakti
  13. TKK Dharmapala
  14. TKK Wicaksana
  15. TKK Dana Punia
  16. TKK Bhakti
  17. TKK Pendidikan KB
dan lain-lain

TKK Bidang Keterampilan Teknik Pembangunan dengan warna dasar hijau, meliputi:
  1. TKK Penjilid Buku
  2. TKK Juru Potret
  3. TKK Juru Kulit
  4. TKK Juru Logam
  5. TKK Penenun
  6. TKK Penangkap Ikan
  7. TKK Juru Kebun
  8. TKK Peternak Ulat Sutera
  9. TKK Peternak Lebah
  10. TKK Peternak Kelinci
  11. TKK Filateli
  12. TKK Pengumpul Lencana
  13. TKK Pengumpul Mata Uang
  14. TKK Pengumpul Tanaman Kering
  15. TKK Pengumpul Tanaman Hidup
  16. TKK Juru Masak
  17. TKK Pecinta Dirgantara
  18. TKK Pembuat Pesawat Model
  19. TKK Pengenal Cuaca
  20. TKK Komunikasi
  21. TKK Penjelajah
  22. TKK Juru Peta
  23. TKK Juru Navigasi Laut
  24. TKK Juru Isyarat Bendera
  25. TKK Pelaut
  26. TKK Pengembara
  27. TKK Petani Padi
  28. TKK Penanam Tanaman Hias
  29. TKK Petani Cabai
  30. TKK Juru Bambu
  31. TKK Juru Anyam
  32. TKK Juru Kayu
  33. TKK Juru Batu
  34. TKK Peternak Itik
  35. TKK Peternak Ayam
  36. TKK Peternak Sapi
  37. TKK Peternak Merpati
  38. TKK Pengumpul
  39. TKK Pengumpul Benda
  40. TKK Pengumpul Hewan
  41. TKK Juru Semboyan
  42. TKK Penjahit
  43. TKK Pengendara Sepeda
  44. TKK Juru Konstruksi Pesawat Udara
  45. TKK Juru Mesin Pesawat Udara
  46. TKK Juru Navigasi Udara
  47. TKK Juru Evakuasi Mesin
  48. TKK Pengenal Pesawat Udara
  49. TKK Juru Isyarat Elektronika
  50. TKK Juru Isyarat Optika
  51. TKK Perencana Kapal
  52. TKK Perahu Motor
  53. TKK Berkemah
  54. TKK Petani Bawang
  55. TKK Petani Tanaman Jalar
  56. TKK Peternak Belut
  57. TKK Peternak Lele
  58. TKK Statistika Keluarga Berencana
  59. TKK Pengatur Ruangan
  60. TKK Pengatur Meja Makan
TKK Bidang Sosial, Perikemanusiaan, Gotong Royong, Ketertiban, Masyarakat, Perdamaian Dunia, dan Lingkungan Hidup dengan warna dasar biru, meliputi:
  1. TKK Pemadam Kebakaran
  2. TKK Pengatur Lalu Lintas
  3. TKK Pengamanan Lingkungan
  4. TKK Penunjuk Jalan
  5. TKK Juru Bahasa
  6. TKK Juru Penerang
  7. TKK Korespondensi
  8. TKK Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
  9. TKK Penyuluh Padi
  10. TKK Keadaan Darurat Udara
  11. TKK Keadaan Darurat Laut
  12. TKK Pembantu Ibu
  13. TKK Pengasuh Anak
  14. TKK Penerima Tamu
  15. TKK Pendaki Gunung
  16. TKK Juru Ukur
  17. TKK Kependudukan
  18. TKK Pendataan Keluarga Berencana
  19. TKK Kesejahteraan Keluarga
TKK Bidang Patriotisme dan Seni Budaya dengan warna dasar merah, meliputi:
  1. TKK Dirigen
  2. TKK Penyanyi
  3. TKK Pelukis
  4. TKK Juru Gambar
  5. TKK Pengarang
  6. TKK Pembaca
  7. TKK Pengatur Rumah

Tingkatan TKK

Tingkatan TKK dalam Gerakan Pramuka dibagi menjadi tiga. Untuk mencapai tingkatan selanjutnya, seorang Pramuka harus memenuhi syarat yang ditentukan dalam Syarat Kecakapan Khusus (SKK). Setiap tingkatan SKK yang lebih tinggi akan berbeda persyaratannya dengan SKK yang memiliki tingkatan lebih rendah walaupun untuk TKK yang sama.

Dari kiri ke kanan, contoh TKK Pramuka Penegak: TKK Qori tingkat Purwa, TKK Pengamat tingkat Madya, TKK PPPK tingkat Utama
Tiga tingkatan tersebut ialah:
  1. Purwa; merupakan tingkatan terendah dalam TKK, berbentuk lingkaran.
  2. Madya; merupakan tingkatan TKK tingkat menengah, berbentuk persegi.
  3. Utama; merupakan tingkatan tertinggi TKK, berbentuk segi lima.
Yang membedakan TKK antar golongan peserta didik ialah warna tepian TKK yang berbeda.
Beberapa TKK juga menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi seorang peserta didik yang akan melanjutkan ke tingkatan Pramuka Garuda sebagai tingkatan tertinggi dalam golongannya.

Minggu, 08 Juni 2014

Messenger of Peace

Messenger of Peace
Sepanjang sejarahnya, Pramuka telah menginspirasi jutaan anggota untuk membuat perbedaan - menerapkan kepemimpinan mereka untuk menciptakan dunia yang lebih baik.
Pramuka melakukan beberapa hal menakjubkan, dari tindakan masyarakat sederhana untuk proyek-proyek skala besar seperti mencegah intimidasi di sekolah-sekolah di Inggris, membantu geng jalanan di El Salvador untuk mengurangi kekerasan, membersihkan taman bermain di Texas dan menanam jutaan pohon di seluruh Afrika. Di beberapa daerah yang paling sulit konflik di dunia - Kashmir, Israel / Palestina, Rwanda / Burundi dan Irlandia Utara, untuk beberapa nama-Pramuka yang datang bersama-sama dalam masyarakat lokal untuk membuat perbedaan. Menambahkan semua Pramuka bersama-sama ini, sebagai bagian dari Gerakan global, membuat dunia menjadi tempat yang lebih damai.
Mengamati pekerjaan ini sangat baik, Raja Arab Saudi, Raja Abdullah dan Raja Swedia, Raja Carl Gustaf datang bersama-sama untuk mengenali Pramuka sebagai "rasul Damai". Mereka percaya bahwa pekerjaan Pramuka lakukan adalah sangat mengesankan, dan bahwa Pramuka perlu diakui untuk kontribusinya terhadap worldpeace, dan didukung untuk berbuat lebih banyak lagi.
Rasul Dunia Pramuka tentang Peace Initiative, yang diluncurkan oleh Komite Pramuka Dunia pada tahun 2011, bertujuan untuk menginspirasi jutaan Pramuka yang melakukan hal-hal menakjubkan dalam komunitas lokal mereka untuk memberitahu dunia tentang hal itu, dan dengan demikian menginspirasi Pramuka lain untuk berbuat lebih banyak lagi. Setiap proyek Pramuka yang membawa perubahan positif dalam masyarakat - konflik kesehatan, lingkungan, keadaan sosial, keamanan atau alamat nya - adalah Rasul proyek Perdamaian.
The Messengers of Peace Global Network
Di sini, di scout.org, Pramuka dari seluruh dunia dapat menampilkan Rasul mereka Damai (DOE) proyek, dan juga berbagi mereka di platform media sosial lain. Mereka dapat bertemu secara online untuk bertukar ide, menceritakan kisah mereka dan bekerja sama untuk menginspirasi satu sama lain. The moP Jaringan didorong oleh relawan Pramuka berbasis di masing-masing Daerah dan tersedia bagi semua, Pramuka dan non-Pramuka, yang menjalankan layanan dan perdamaian proyek-proyek lokal. Untuk mendaftar Jaringan, silakan klik di sini.
Untuk menunjukkan jumlah pekerjaan yang sedang dilakukan melalui proyek-proyek DOE ini, waktu yang dihabiskan oleh semua Pramuka dalam proyek ditambahkan bersama-sama - jadi ketika sepuluh Pramuka membangun taman bermain anak-anak, menghabiskan 20 jam masing-masing, 200 jam pelayanan login ke platform. Satu jam pertama layanan telah didaftarkan pada bulan Oktober 2012, dan sejak saat itu jumlahnya sudah terus berdetak ke atas pada tingkat yang inspirasional.
The Messengers Dana Dukungan Perdamaian
Sebagian besar proyek yang dilakukan oleh Pramuka didanai secara lokal, atau tidak biaya uang. Namun, dukungan pendanaan kadang-kadang diperlukan untuk membuat sebuah proyek terjadi atau membantu mengambil proyek kecil dan membuatnya lebih besar. Untuk informasi lebih lanjut tentang Rasul Dana Dukungan Perdamaian, hubungi Kantor Pramuka Nasional dan membaca pedoman dana.

Lambang Gerakan Pramuka

Lambang Gerakan Pramuka PDF Print E-mail
Lambang gerakan pramuka adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan cita-cita setiap anggota Gerakan Pramuka.
                Lambang tersebut diciptakan oleh Bapak Soenardjo Admodipura, seorang pembina Pramuka yang aktif bekerja di lingkungan Departemen Pertanian dan kemudian digunakan sejak 16 Agustus 1961. Lambang ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 06/KN/72 tahun 1972.

Bentuk dan Arti Kiasan
                Bentuk lambang gerakan pramuka itu adalah Silhouette tunas kelapa. Arti kiasan lambang gerakan pramuka :
1.Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal, dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
2.Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat, dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi pada tanah air dan bangsa Indonesia.
3.Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dalam mesy dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga.
4.Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan dia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
5.Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang itu mengkiaskan tekad dan keyakinan tiap pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
6.Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan negara Republik Indonesia serta kepada umat manusia.

Penggunaan Lambang
Lambang gerakan pramuka dapat digunakan pada panji, bendera, papan nama kwartir dan satuan, tanda pengenal administrasi gerakan pramuka. Penggunaan tersebut dimaksudkan sebagai alat pendidikan untuk mengingatkan dan meningkatkan kegiatan gerakan pramuka sesuai dengan kiasan yang ada pada lambang gerakan pramuka tersebut.
Gambar lambang gerakan pramuka 
Image

Senin, 12 Mei 2014

Isi AD & ART Gerakan Pramuka

 Isi AD & ART Gerakan Pramuka
 
-Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2009 Tentang Pengesahan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka
-Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 203 tahun 2009 Tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka

ASAS, TUJUAN, TUGAS POKOK, DAN FUNGSI
Pasal 3

(1)       Gerakan Pramuka berasaskan Pancasila.
(2)       Asas Pancasila diwujudkan dalam sikap dan perilaku setiap anggota Gerakan Pramuka.

Pasal 4

Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka agar:
memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, berkecakapan hidup, sehat jasmani dan rohani;
menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa dan negara, memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan.

Pasal 5

(1)       Gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi kaum                 muda guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggung jawab,                 mampu membina, dan mengisi kemerdekaan nasional serta membangun dunia yang lebih baik.
(2)       Penyelenggaraan pendidikan kepramukaan tersebut dilaksanakan dengan bimbingan anggota dewasa.
(3)       Dalam pelaksanaan tugas pokok perlu dilakukan kerjasama yang baik dengan orangtua
           dan guru agar terdapat keselarasan dan kesinambungan dalam pendidikan.

Pasal 6

(1)       Gerakan Pramuka berfungsi sebagai organisasi pendidikan nonformal di luar sistem pendidikan                         sekolah (formal) dan di luar sistem pendidikan keluarga (informal).
(2)       Gerakan Pramuka berfungsi pula sebagai wadah pembinaan dan pengembangan kaum muda dengan               menerapkan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan serta berlandaskan Sistem                     Among.
(3)       Pelaksanaan dari fungsi tersebut disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan                       masyarakat, bangsa dan negara.


PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN adalah :
-Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
-Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya;
-Peduli terhadap diri pribadinya;
-Taat Kode Kehormatan Pramuka.
(AD Gerakan Pramuka 2004 pasal 11)

METODE KEPRAMUKAAN
Merupakan cara belajar interaktif progresif melalui :
-Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka
-Belajar sambil melakukan
-Sistem berkelompok
-Kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan  rohani dan jasmani peserta didik
-Kegiatan di alam terbuka
-Sistem Tanda Kecakapan
-Sistem satuan terpisah untuk Putera dan Puteri
-Kiasaan dasar
(AD Gerakan Pramuka 2004 pasal 12)

Minggu, 11 Mei 2014

Profil SMP NEGERI 1 Pekuncen

Salam Pramuka,

Hay sobat Pramuka, apa kabar? kenalin nih saya Arsy Ariyanto. Saya ini alumnus SMP NEGERI 1 Pekuncen. Oh ya sob, saya mau nyeritain nih sedikit tentang SMP NEGERI 1 Pekuncen. Ok langsung aja kita ketopiknya yah............,

Jadi gini sob, SMPku ini tempatnya di Jl Lamban 477 Desa Karang Klesem, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Kalian atu kan?
Sekolahku ini didirikan tanggal 15 Maret sob, Kalo tahunnya sh saya kurang paham, yang jelas tahun pembuatannya sebelum saya lahir sob. Tahu ngga sh sob, Sekolahanku ini pernah jadi juara Sekolah Sehat dan Bersih se-Peovinsi JawaTengah looh...., Hebat kan...........,

Kita beralih ke kegiatan pramuka di SMP NEGERI 1 Pekuncen ya sob.......,
Pramuka di SMPku ini juga ngga kalah loh sob dari smp smp lain..,
Buktinya tahun kemarin aja jadi juara umum diLomba Tingkat 2 se-kecamatan Pekuncen.
GAPESA Pekuncen itulah julukan bagi Pramuka di SMP NEGERI 1 Pekuncen, GAPESA Pekuncen itu singkatan dari Gerakan Pramuka SMP NEGERI 1 Pekuncen
Dulu juga saya pernah aktif sob di SMP, baik di Pramuka OSIS ataupun PMR, gimana dengan sobat berminat ngga ikut Pramuka, asik banget loooooooh......,


Mau lihat dokumentasi kegiatan Pramuka di SMP NEGERI 1 Pekuncen, Lihat aja di bawah ini

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                           Kontingen Pramuka SMP N 1 Pekuncen dalam LT 2 di Desa Banjaranyar

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan HIKING TO KALIGOA

                                                      kegiatan LT 2 di Desa Glempang
kegiatan LT 2 di Desa Glempang

Demikianlah Informasi yang dapat saya sampaikan sob, seboga bermanfaan yah buat sobat sobat semua.......,

Salam Pramuka,


Jumat, 09 Mei 2014

struktur organisasi pramuka indonesia


Keterangan Singkat : 
  • Presiden Indonesia berperan sebagai pramuka utama selama masa jabatanya
  • Mabinas (Majelis Pembimbing Nasional) 
  • Mabida (Majelis Pembimbing Daerah)
  • Mabicab (Majelis Pembimbing Cabang) 
  • Mabiran (Majelis Pembimbing Ranting)
  • Mabisa (Majelis Pembimbing Saka)
  • Mabigus (Majelis Pembimbing Gugus Depan)
  • Kwarnas (Kwartir Nasional)
  • Kwarda (Kwartir Daerah)
  • Kwarcab (Kwartir Cabang)
  • Kwaran (Kwartir Ranting)
  • Munas (Musyawarah Nasional)
  • Musda (Musyawarah Daerah)
  • Mucab (Musyawarah Cabang)
  • Musran (Musyawarah Ranting)
  • Mugus (Musyawarah Gugus Depan)
Selanjutnya Dalam hal ini :
Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Nasional adalah Pejabat Pemerintahan tingkat Nasional yakni Presiden dan Wakil Presiden
Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Daerah adalah Pejabat Pemerintahan tingkat Provinsi yakni Gubernur dan Wakil Gubernur
Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Cabang adalah Pejabat Pemerintahan tingkat Kabupaten yakni Bupati dan Wakil Bupati
Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Ranting adalah Pejabat Pemerintahan tingkat Kecamatan yakni Camat dan Wakil Wakil Camat
Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan adalah Kepala Sekolah, Kepala Desa, Dosen atau perangkat yang memimpin Gugus Depan sebagai pangkalan Pramuka Pertama Pramuka.
Catatan : Semua Ketua Majelis disingkat dengan nama Kama, Jadi akan ada Kamabinas, Kamabida, Kamabicab, Kamabiran, Kamabigus.

Selanjutnya Pada Jenjang Kwartir, sama tingkatan pada Majelis Pembimbing. Hanya saja kwartir bersifat tetap selama masa periode Musyarawah yang ada, sedangkan pada jajaran Majelis Pembimbing Lebih berorientasi pada jabatan ke Pemerintahan :
Di Kwartir Daerah Aceh Sendiri, Susunan kepengurusan Pramuka saat ini adalah :
Kamabida : Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Terpilih
Kakwarda Aceh : Muhammad Nazar, S.Ag
Kamabicab Aceh Tengah : Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah terpilih
Kakwarcab : Ir. Syukur Kobath
Sebenarnya masih ada susunan di bawah Kwartir yakni Dewan Kerja yang berwenang dalam menjalankan kegiatan operasional pramuka penegak dan pandega di wilayah kerja kwartirnya (akan dijelaskan pada sesi khusus DK)
Demikianlah tentang Struktur Organisasi Gerakan Pramuka Indonesia, sedikit rumit untuk dibahas namun begitu mudah untuk di memahaminya. Untuk itu jika ada pertanyaan kami sudah siapkan kotak komentar.

Salam Pramuka

Lomba Tingkat Dalam Pramuka Penggalang

Lomba Tingkat Pramuka Penggalang

Lomba Tingkat adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perlombaan baik beregu maupun perorangan atas nama regu. Lomba Tingkat biasa disingkat dengan LT. Lomba Tingkat diselenggarakan dalam bentuk perkemahan.

Macam Lomba Tingkat

Lomba Tingkat dibedakan berdasarkan tingkat penyelenggaraan dan pesertanya, yaitu:
  • LT I
Adalah Lomba Tingkat yang diselenggarakan di tingkat Gugusdepan (biasanya berupa sekolah SMP atau MTs) dengan peserta dari masing-masing regu anggota Gugus Depan tersebut.
  • LT II
Adalah Lomba Tingkat yang diselenggarakan di tingkat Kwartir Ranting (Kecamatan) dengan peserta dari masing-masing Gugusdepan yang ada di Kwartir Ranting tersebut.
  • LT III
Adalah Lomba Tingkat yang diselenggarakan di tingkat Kwartir Cabang (Kabupaten / Kota) dengan peserta dari perwakilan masing-masing Kwartir Ranting yang ada di Kwartir Cabang tersebut.
  • LT IV
Adalah Lomba Tingkat yang diselenggarakan di tingkat Kwartir Daerah (Provinsi) dengan peserta dari perwakilan masing-masing Kwartir Cabnag yang ada di Kwartir daerah tersebut.
  • LT V
Adalah Lomba Tingkat yang diselenggarakan di tingkat Kwartir Nasional (Nasional) dengan peserta dari perwakilan masing-masing Kwartir Daerah yang ada di Indonesia.
Lomba Tingkat bersifat berjenjang. Artinya, pemenang pada suatu tingkatan akan mewakili mengikuti Lomba Tingkat di tingkat atasnya.
  • Daftar pelaksanaan Lomba Tingkat Nasional (LT V):
No Tahun Tempat Tanggal Keterangan
01 1966 Cijantung, Jakarta 14 Agustus 1966 LT 5 ke-1
02 1982 Cibubur, Jakarta 714 Agustus 1982 LT 5 ke-2 Regu Berprestasi Tinggi Putra Regu Garuda
03 1987 Cibubur, Jakarta 914 Agustus 1987 LT 5 ke-3 Regu Berprestasi Tinggi Putri Regu Chrisian
04 1990 Cibubur, Jakarta 1220 Desember 1990 LT 5 ke-4
05 1994 Cibubur, Jakarta 1217 Desember 1994 LT 5 ke-5 Regu Berprestasi Tinggi Putra Regu Garuda dan Regu Berprestasi Tinggi Putri Regu Beringin
06 1998 Cibubur, Jakarta 59 Juli 1998 LT 5 ke-6
07 2002 Cibubur, Jakarta 511 Juli 2002 Regu Berprestasi Tinggi Putra = Regu Beruang Kwartir Daerah Kalimantan Timur
08 2007 Cibubur, Jakarta 2430 Juli 2007 Regu berprestasi tinggi putra : Regu Kelinci dari Kwartir Daerah Lampung , Putri :Regu padi Kwartir Daerah Jawa Barat
09 2012 Cibubur, Jakarta 713 Juli 2012 Regu Breprestasi Tinggi Putra dari Kwarda DI Yogyakarta , Regu Breprestasi Tinggi Putri dari Kwarda Jawa Barat

Materi dalam Lomba Tingkat

Materi dalam Lomba Tingkat biasanya dikelompokkan dalam emmpat kelompok kegiatan yang yaitu:
  1. Agama, Mental, Spiritual dan Pembentukan Watak, yang meliputi; Ibadah, Siraman Rohani dan upacara.
  2. Ketangkasan, Olah raga dan Patriotisme, yang meliputi; olah raga, halang rintang, pionering, aneka olah raga permainan berkelompok dan lainnya.
  3. Kesehatan, Ketrampilan, seperti; penguasaan teknik ketrampilan (komputer, memasak, fotografi), seminar, kebersihan lingkungan, Pengetahuan Kepramukaan, Penjelajahan, sandi, semaphore, morse dan lainnya.
  4. Seni dan Budaya, seperti; hasta karya dan kerajinan tangan, Pentas Seni, Api Unggun, Gebyar Budaya, Peragaan busana dan lain sebagainya.

Kejuaraan

Tiap-tiap jenis kegiatan diambil tiga regu putra dan tiga regu putri terbaik sebagai peraih tergiat I, tergiat II dan tergiat III. Dan regu dengan peraih emas terbanyak yang kemudian ditetapkan sebagai Regu Tergiat Umum. Regu inilah yang menjadi juara umum.

Jambore Pramuka

Jambore Pramuka

Jambore adalah Pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir Gerakan Pramuka dari tingkat yang paling ranting sampai tingkat nasional. Bahkan diduniapun diselenggarakan kegiatan serupa yang biasa disebut Jambore Dunia (World Scout Jamboree). Jambore di dunia berkembang ketika diselenggarakan pada tahun 1920 di Inggris. Mulai dari itu sampai sekarang telah terselenggara 21 kali Jambore Dunia.

Etimologi

Menurut Kamus Oxford Kanada, etimologi dari Jambore adalah pada abad ke-19 yang tidak diketahui asalnya. Penyair Robert W. Service menggunakan istilah ini jauh sebelum Jambore Dunia pertama terselenggara. Dalam lagu yang berjudul Athabaska Dick yang dipopulerkan oleh Rolling Stone, yang dipublikasikan pada tahun 1912. Pada saat itu, kata Jambore berarti adalah sebuah pertemuan besar yang gaduh (riuh).
Baden-Powell pernah ditanya mengapa ia memilih kata Jamboree. Dan dia jawab, Apa lagi yang akan Anda sebut?. Meskipun demikian, hal dasar yang diyakini di dalam Kepanduan bahwa kata itu diciptakan oleh Baden-Powell. Dikatakan bahwa kata itu memiliki beberapa kemungkinan asal-usul, mulai dari Hindi ke Swahili untuk dialek asli Amerika. Hal ini juga dikatakan bahwa kata Jambore berkaitan dengan kata Corroboree, istilah dari suku Aborigin Australia untuk setiap hal yang dianggap perkumpulan yang berisik yang dilakukan pada malam hari atau gangguan. Dari sumber lain dikatakan pula bahwa kata Jambore berasal dari Swahili untuk kata hello, jambo, sebagai akibat dari banyak waktu yang ia habiskan disana.
Pada Jambore Dunia pertama di Olympia pada tahun 1920, Baden-Powell mengatakan Orang-orang memberikan arti yang berbeda untuk kata tersebut, tapi dari tahun ini, Jambore akan dimaknai dengan spesifik. Ini akan dihubungkan dengan pertemuan pemuda terbesar yang pernah ada.
Sedangkan, Olave Baden-Powell, menciptakan istilah jamborese, yakni istilah yang merujuk dari bahasa Perancis yang digunakan para Pandu dari berbagai bahasa dan kebiasaan budaya yang berkembang ketika berbagai anggota Pandu tersebut bertemu, yang memupuk persahabatan dan pengertian antara Pandu di dunia. Kadang-kadang kata jamborette digunakan untuk menunjukkan pertemuan yang lebih kecil, baik lokal maupun internasional.
Sedang di Indonesia sendiri, lebih sering menggunakan istilah Jambore.

Jenis Jambore

Internasional

Menurut panduan yang diberlakukan di dunia yang dikeluarkan oleh Organisasi Kepanduan Sedunia, Jambore tidak hanya dimaknai dengan sebuah pertemuan para pandu dari berbagai Organisasi Kepanduan Nasional negara-negara, namun berkembang menjadi banyak kegiatan, seperti :
  • Jambore Dunia Pramuka(World Scout Jamboree), sebutan untuk Pertemuan Pandu dari seluruh dunia
  • World Camp
  • World Deaf Scout Jamboree, sebutan untuk Pertemuan Pandu Tuna Rungu dan Tuna Wicara dari seluruh dunia
  • Jamboree on the Air (JOTA) Internasional, sebutan untuk Pertemuan Pandu melalui media Radio Amatir dari seluruh dunia
  • Jamboree on the Internet (JOTI) Internasional, sebutan untuk Pertemuan Pandu melalui media Internet dari seluruh dunia
  • Jamboree on the Trail (JOTT), sebutan untuk Pertemuan Pandu dari seluruh dunia untuk merayakan hari hiking internasional
  • Jambore Asia-Pasifik, sebutan untuk Pertemuan Pandu dari Regional Asia Pasifik
  • Jambore Pandu Caribbean, sebuan untuk Pertemuan Pandu dari Kepulauan Karibia
  • Jambore Pandu Eropa Tengah, sebutan untuk Pertemuan Pandu dari Eropa Tengah
  • Jambore Pandu Eropa, sebutan untuk Pertemuan Pandu dari Regional Eropa
  • Jambore Pandu Arab, sebutan untuk Pertemuan Pandu dari Regional Arab
  • Jambore Pandu Afrika, sebutan untuk Pertemuan Pandu dari Regional Afrika
  • Jambore Pandu Amerika, sebutan untuk Pertemuan Pandu dari Regional Amerika
  • Jambore Essex Internasional, sebuah untuk Pertemuan 7000 - 9000 orang Pandu dari seluruh dunia
  • Jambore Federasi Independen Pandu Dunia, sebutan untuk pertemuan Federasi Pandu Independen dari seluruh dunia

Nasional

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa kegiatan yang bernamakan Jambore meskipun memili makna yang berbeda-beda, seperti:
  • Jambore, baik Jambore Nasional, Daerah, Cabang maupun Ranting, digunakan untuk sebutan bagi Pertemuan Pramuka Penggalang
  • Jamboree on the Air Nasional, hanya dikenal JOTA Nasional, meskipun ada pula JOTA Daerah, Cabang maupun Ranting tapi tidak diatur lebih spesifik, digunakan untuk sebutan Pertemuan Pramuka semua golongan (baik Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega maupun Pembina Pramuka) melalui media radio amatir
  • Jamboree on the Internet Nasional, juga hanya dikenal JOTI Nasional, digunakan untuk sebutan Pertemuan Pramuka semua golongan melalui media Internet

Daftar pelaksanaan Jambore

Internasional

Tahun Nama Kegiatan Tempat, Negara Tema Jumlah Peserta / Keterangan
1920 Jambore Dunia I Olympia, Kensington, London, Inggris
8.000
1924 Jambore Dunia II Ermelunden, Denmark
4.549
1929 Jambore Dunia III Birkenhead, Inggris Coming of Age 30.000
1933 Jambore Dunia IV Gödöllő, Hungaria
25.792
1937 Jambore Dunia V Vogelenzang, Bloemendaal, Belanda
28.750
1947 Jambore Dunia VI Moisson, Prancis Jamboree of Peace 24.152
1951 Jambore Dunia VII Bad Ischl, Austria Jamboree of Simplicity 12.884
1955 Jambore Dunia VIII Niagara-on-the-Lake, Kanada New Horizons 11.139
1957 Jambore Dunia IX Sutton Park, Inggris 50th Anniversary of Scouting 30.000
1959 Jambore Dunia X Los Baños, Laguna, Filipina Building Tomorrow Today 12.203
1963 Jambore Dunia XI Marathon, Greece Higher and Wider 14.000
1967 Jambore Dunia XII Farragut State Park, Amerika Serikat For Friendship 12.011
1971 Jambore Dunia XIII Fujinomiya, Jepang For Understanding 23.758
1975 Jambore Dunia XIV Lillehammer, Norwegia Five Fingers, One Hand 17.259
1979 Jambore Dunia XV Neyshâbûr, Iran
dibatalkan
1983 Jambore Dunia XV Calgary, Kanada The Spirit Lives On 14.752
1987-1988 Jambore Dunia XVI Sydney, Australia Bringing the World Together 14.434
1991 Jambore Dunia XVII Gunung Seorak, Korea Selatan Many Lands, One World 20.000
1995 Jambore Dunia XVIII Flevoland, Belanda Future is Now 28.960
1998-1999 Jambore Dunia XIX Picarquín, Chili Building Peace Together 31.000
2002-2003 Jambore Dunia XX Sattahip, Thailand Share our World, Share our Cultures 24.000
2007 Jambore Dunia XXI Hylands Park, Inggris One World, One Promise
Scouting Centenary
38.074
2011 Jambore Dunia XXII Rinkaby, Swedia Simply Scouting 40.061
2015 Jambore Dunia XXIII Kirarahama, Jepang A Spirit of Unity
2019 Jambore Dunia XXIV The Summit Bechtel Family National Scout Reserve, West Virginia, Amerika Serikat "Unlock a New World"

Nasional

No Tahun Tempat Tanggal Pelaksanaan
01 1973 Cibubur, Jakarta 1973
02 1977 Sibolangit, Sumatera Utara 1-20 Juli 1977
03 1981 Cibubur, Jakarta 18-25 Juni 1981
04 1986 Cibubur, Jakarta 21-28 Juni 1986
05 1991 Cibubur, Jakarta 15-22 Juni 1991
06 1996 Cibubur, Jakarta 26 Juni-4 Juli 1996
07 2001 Baturaden Jawa Tengah 3-12 Juli 2001
08 2006 Jatinangor, Jawa Barat 26 Juni-4 Juli 2006
09 2011 Sumatera Selatan 02Juli - 09 Juli 2011